Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
Bukan kuasa yang mempersatukan dua hati, melainkan kasih yang mampu menundukkan segala keangkuhan. Sebab dalam pernikahan, kemenangan sejati bukanlah ketika satu mengalahkan yang lain, melainkan ketika dua hati memilih untuk saling merendahkan diri, saling memaafkan, dan tetap menggenggam tangan dalam setiap musim kehidupan.
Awal Sebuah Pertemuan
Semua berawal pada Desember 2023, saat takdir mempertemukan kami untuk pertama kalinya di Nonna Osteria, Bandung. Sebuah pertemuan sederhana yang diawali dengan keraguan, terutama karena perbedaan usia yang cukup jauh.
Namun sejak awal, Bagas memiliki keyakinan bahwa pertemuan ini bukanlah sebuah kebetulan. Dengan penuh kesungguhan, Bagas meyakinkan Bila bahwa suatu hari nanti, kami akan melangkah bersama menuju ibadah terpanjang dalam hidup, yaitu pernikahan.
Memupuk Rasa
Hari demi hari berlalu. Kami saling mengenal, belajar memahami, berbagi tawa dan kebahagiaan, menghadapi perbedaan, melewati berbagai ujian, hingga akhirnya menemukan cara untuk selalu saling mengerti dan berkompromi.
Tanpa terasa, lebih dari dua tahun kami bertumbuh bersama. Setiap langkah membawa kami pada arah yang sama, dengan impian dan tujuan yang sama yaitu membangun keluarga kecil yang hangat.
Restu Dua Keluarga
Pada 14 September 2025, Bagas bersama kedua orang tuanya berkunjung ke rumah keluarga Bila di Depok, sebagai bentuk kesungguhan untuk menyampaikan niat baik melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.
Niat tersebut disambut dengan hangat. Kemudian, pada 18 Januari 2026, Bila bersama kedua orang tuanya berkunjung ke rumah keluarga Bagas di Serang. Dari pertemuan itu, kedua keluarga mulai membicarakan langkah terbaik untuk menyatukan kami dalam ikatan pernikahan.
Setengah Perjalanan
Pada 2 Februari 2026, sebagai wujud kesungguhan hati dan niat untuk mengarungi kehidupan bersama, Bagas mengikat komitmennya kepada Bila melalui sebuah cincin di jari manis nya sebagai tanda cinta, kesetiaan, dan janji untuk melanjutkan ke jenjang hubungan pernikahan.
Di hadapan momen yang sederhana namun penuh makna itu, Bila menerima ikatan tersebut dengan penuh syukur. Sejak saat itu, kami semakin mantap melangkah menuju babak baru, mempersiapkan diri untuk mengucapkan janji suci dalam ikatan pernikahan yang diridai Allah SWT.
Awal dari Selamanya
30 Agustus 2026 menjadi hari yang kami nantikan. InsyaAllah, pada hari itu kami akan mengucapkan janji suci di hadapan Allah SWT sebagai bentuk ibadah dan ikhtiar untuk menyempurnakan separuh agama.
Kami memilih untuk saling melengkapi, menerima setiap kelebihan dan kekurangan, serta memulai perjalanan baru sebagai suami dan istri. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kami, melimpahkan keberkahan dalam rumah tangga kami, dan menjadikan keluarga kecil kami sebagai keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.