







Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Qs Ar-rum 21
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:
Putri kedua dari
Bapak Kpt. (Purn) Budi Nasution
dan Ibu Limbuk Naniko
Putra pertama dari
Bapak H.Mashuri, S.P,M.E
dan Ibu Dr.Hj.Verawaty, M.Pd
Di masa putih biru, kami hanyalah dua langkah kecil yang sesekali berpapasan di lorong yang sama. Satu berjalan lebih dulu, satu setahun di belakang—dua jejak yang berdekatan, tapi belum pernah benar-benar menyatu dalam satu cerita.
Waktu berputar, memisahkan arah kami. Kami melangkah ke jalan berbeda: satu ke YARSI, satu lagi ke UII. Seakan semesta ingin menguji, kami ditempatkan di dua gerbang yang berbeda. Namun dari jarak itu, benang halus mulai menenun kisah. Obrolan ringan menjelma menjadi percakapan hangat; pelan-pelan hati yang ragu menemukan keberanian untuk saling membuka.
Berbulan-bulan rasa itu berayun, seperti ombak yang maju dan surut. Hingga akhirnya, keberanian itu mekar, Nazhim menyatakan isi hati, dan senyum yang terbalas dari Dayana menjadi jawaban paling indah. Dari sanalah perjalanan kami dimulai—akhir 2020 menjadi halaman pertama sebuah kisah panjang.
Empat tahun lebih berjalan, cinta kami ditempa jarak. Delapan dari sepuluh kisahnya dijalani tanpa tatap muka—hanya lewat pesan, doa, dan sabar yang tak kenal lelah. Namun justru di sana cinta ini menguat. Rindu menjadi api yang menjaga nyala, keyakinan menjadi jembatan yang selalu menyatukan kembali.
Lalu tibalah satu bab penting: Juli 2024. Setelah doa-doa panjang yang kami titipkan dalam diam, semesta menghadirkan momen yang lebih indah dari yang pernah kami bayangkan. Dengan restu keluarga, kami mengikat janji pertunangan—bukan sekadar untuk berjalan bersama, tetapi untuk menjadikan satu sama lain rumah bagi jiwa kami.
Dan kini, Oktober 2025, halaman terindah itu terbuka. Kami bersatu dalam ikatan suci, bukan lagi dua langkah yang berpapasan, melainkan satu perjalanan yang berpadu. Dari lorong putih biru hingga pelaminan, dari sekadar tatap samar hingga janji abadi—kisah ini adalah dongeng sederhana yang nyata, ditulis dengan cinta, dijaga oleh doa, dan dipelihara oleh waktu
Akhirnya, atas ridho Allah serta izin mama dan papa, jalan yang dulu hanya berupa angan kini berubah menjadi nyata. Kami dipersatukan bukan semata oleh waktu, melainkan oleh doa yang tak pernah henti, restu yang tulus, dan cinta yang tumbuh dalam penjagaan-Nya.
Jl. Damar Lorong beringin, RT.26/RW.08, Kelurahan Pasir Putih, Kab. Bungo
Balai NaDa Ausena Jl. R.M.Taher belakang PDAM Pancuran Telago Rimbo Tengah, Bungo, Jambi
Bantu kami mempersiapkan acara yang aman dan jamuan yang hangat untuk bapak/ibu/saudara/i semua dengan mengirimkan konfirmasi kehadiran melalui form berikut:
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i dapat bersedia hadir dan meberikan doá restu kepada kedua mampelai.