Kepada Yth

Family & Friend

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan penuisan nama dan gelar

The Wedding Of

Kurnia

&

Dimas

Sabtu, 29 Agustus 2026

Kepada Yth

Family & Friend

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan penuisan nama dan gelar

The Wedding Of

Kurnia

&

Dimas

Sabtu, 29 Agustus 2026

Maha Suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan.

(QS. Yasin: 36)

Mempelai

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:

Kurnia Aprilia Sari

&

Dimas Wahyudi Putra

Detail event

Sabtu, 26

Agustus

2026

Resepsi

Sabtu, 29 Agustus 2026
10.00 – Selesai
Kediaman Mempelai Wanita

Dsn. Pudo Ds. Mojosarirejo Kec.Kemlagi Kab.Mojokerto

SAVE THE DATE

D
H
M
S

Plot Twist

Kurnia’s POV

Ternyata dari Dulu Udah Satu Sekolah

Kalau dipikir-pikir, ternyata kami udah satu sekolah dari SMP sampai SMA. Tapi lucunya, selama itu kami nggak pernah benar-benar kenal. Beda kelas, beda circle, jadi ya paling cuma tahu, “oh, itu anaknya.”

Pas SMA, kami sempat kontak juga, tapi ya sebatas teman. Nggak ada yang spesial, apalagi kepikiran bakal sampai sejauh ini.

Kalau waktu itu ada yang bilang, “Nanti kalian nikah,” mungkin aku bakal jawab, “hah? sama dia?”

Ternyata Dia Pintar Juga

Dulu kalau jam istirahat aku sering ke perpustakaan. Suatu hari, ada salah satu guru yang lagi cerita tentang salah satu anak pintar di prodinya yang waktu itu jadi salah satu perwakilan untuk ikut lomba.

Ternyata, anak yang dibicarakan itu dia.

Di situ aku baru tahu kalau ternyata dia salah satu yang dipercaya buat mewakili prodinya di lomba. Aku sempat kagum sedikit. Soalnya dia bukan tipe yang suka tampil atau cari perhatian. Nggak banyak gaya, tapi ternyata punya kemampuan juga.

Padahal dari SMP aku udah tahu dia. Cuma ya sebatas tahu, beda kelas juga. Nggak pernah kepikiran bakal kenal lebih jauh, apalagi akhirnya cerita tentang dia di undangan nikah.

Sempat Hilang Kontak

Setelah lulus SMA, kami sibuk dengan urusan masing-masing dan akhirnya lost contact.

Sampai awal masuk kuliah, tiba-tiba dia ngucapin selamat.

Dari situ kami mulai ngobrol lagi dan tukeran kabar. Masih sebagai teman, masih biasa aja, nggak ada pikiran macam-macam.

Sampai akhirnya aku beberapa kali butuh bantuan buat tugas kuliah karena dia udah kerja. Aku sering minta contoh arsip kantor buat bahan tugas.

Awalnya cuma soal tugas.

Tapi kok lama-lama jadi sering ngobrol, ya?

Mulai Ada yang Aneh

Aku masih santai aja sampai suatu hari dia bilang,

“mungkin ngga kita bisa jalan bareng?”

Karena aku termasuk org yg agak susah diajak jalan kalau cuma berdua, aku jawab,

“bisa aja kalo aku lagi di rumah, mungkin”

Aku masih ragu dan masih berusaha nganggep semuanya biasa aja.

Sampai akhirnya dia bilang kalau dia mau serius.

Dan orangnya adalah aku.

Jujur, pertanyaan pertamaku malah,

“lah kenapa aku?”

Soalnya beberapa pengalaman hidup sebelumnya bikin aku merasa kalau nikah itu bukan sesuatu yang lagi aku pikirin. Bahkan aku sendiri nggak pernah kebayang bakal sampai di tahap ini.

Oh, Ternyata Serius

Lama-lama aku mulai lihat kalau dia memang serius.

Bukan cuma dari omongan, tapi dari usaha yang dia lakuin buat kenal sama aku dan keluargaku.

Dia juga beberapa kali rela bolak-balik Mojokerto–Surabaya cuma buat ketemu karena aku kadang nggak bisa pulang ke Mojokerto.

Dari situ aku mulai mikir, “oh... ternyata beneran nih orang.”

Pelan-pelan aku mulai percaya kalau kali ini memang ada seseorang yang datang dengan niat baik.

Sampai Akhirnya

Sampai akhirnya kami udah saling kenal sama orang tua dan keluarga masing-masing. Niat baik ini juga disambut dengan hangat.

Setelah banyak ngobrol, banyak mikir, dan tentunya banyak pertimbangan, akhirnya kami memutuskan buat mulai perjalanan baru.

Kalau diingat-ingat, ceritanya juga lumayan lucu.

Dulu cuma teman satu sekolah.
Sempat lost contact.
Ketemu lagi gara-gara ucapan selamat masuk kuliah.
Makin sering ngobrol gara-gara arsip kantor.

Eh, ujung-ujungnya malah sampai di undangan pernikahan.

Memang nggak pernah tahu hidup bakal bawa kita ke mana.

Terima Kasih 🤍

Buat teman-teman yang udah mau baca cerita kami sampai sini, terima kasih ya.

Mohon doa terbaiknya untuk langkah baru yang sebentar lagi kami mulai.

Semoga setelah ini kami tetap bisa saling ngerti, saling jaga, saling sabar, dan tentunya tetap betah satu sama lain.

Karena ternyata, orang yang dulu cuma sebatas “oh, itu anaknya” bisa jadi orang yang akhirnya dipilih untuk menemani sampai seterusnya.

RSVP

Silakan konfirmasi kehadiran Anda melalui form berikut.

Mba Lev Luvv
28 Agustus 2026 - 11:45
SamaWA Kakkk💖
Selly
28 Agustus 2026 - 11:08
Selamat embaaak ❤️❤️ Sumpah awalnya GK percaya kalo pean mau nikah, tapi setelah undangan ini ada aaaaaagh pengen nangis, kenal pean sejak SMK dan udah temenan sejauh ini pean paling anti sama cowok, tapi akhirnya sekarang so selamat embaaak ❤️ semoga sakinah mawadah warohmah, bahagia selalu dan semoga kebahagiaan itu selalu menanti pean dan keluarga amiiin, love you embaaak 💞😘
Didaaa
28 Agustus 2026 - 10:49
selamat ya mbak kur♥️
semoga selalu bahagia,sakinah mawadah warohmah
aku gak nyongko blass mbak kur pn secepat Iki Lo timbang arek2 ,suwun ya mbak kur pn biyen mbarengi aku sekolah Sampek lulus, mugo2 hubungan e awkdwe sak lawase 😚😚

Wedding Gift

Kehadiran dan doa restu Anda merupakan hadiah terindah bagi kami. Namun, bagi keluarga dan sahabat yang ingin memberikan tanda kasih, dapat melalu:

BNI

Kurnia Aprilia Sari

1491820141

Seabank

Kurnia Aprilia Sari

901381326135

Kurnia Aprilia Sari

085648188082

RT/RW 006/003 Dsn. Pudo Ds. Mojosarirejo Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Anda berkenan hadir serta memberikan doa restu.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kurnia & Dimas