Love Story
Awal 2024, takdir mempertemukan kami kembali lewat Social Media. Meski dulu satu sekolah dari SMP hingga SMA, kami hanya saling tahu, belum pernah benar-benar dekat. Siapa sangka, seseorang yang selama ini tak terlalu diperhatikan justru menjadi jawaban dari doa-doa panjang.
Tak ada rencana jatuh cinta, apalagi menikah. Semua tumbuh perlahan, dimulai dari obrolan ringan yang berubah jadi kebiasaan saling mencari. Ternyata, cinta paling tulus hadir saat kita tidak memaksanya.
Awal 2025, ia datang — bukan hanya dengan niat, tapi juga bersama keluarganya. Sebuah langkah nyata yang membuatku yakin: ini bukan hubungan biasa. Inilah awal dari perjalanan yang Allah restui.
25 Oktober 2025, kami akan menikah. Bukan karena lama kenal, tapi karena Allah telah menetapkan kami untuk berjodoh.
Karena jodoh adalah tentang siapa yang dipilih Tuhan untuk tetap tinggal — dengan hati yang tenang.






